IFBEC NTB dan Merumatta Senggigi Sukses Gelar Merumatta Mixology Competition 2026, Didukung Three Peaks London Dry Gin dan Blackrock Vodka

SENGGIGI, LOMBOK BARAT – Upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di industri Food & Beverage (F&B) terus dilakukan melalui kolaborasi antara asosiasi profesi dan pelaku industri hospitality. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Merumatta Mixology Competition 2026, yang berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, di Sunset Bar, Merumatta Senggigi, Lombok Barat.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Indonesian Food and Beverage Executive Association (IFBEC) NTB dan Merumatta Senggigi, dengan Merumatta Senggigi sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Kompetisi ini juga mendapat dukungan dari Three Peaks London Dry Gin dan Blackrock Vodka sebagai sponsor utama, serta Premium, Dineta Jaya, dan Toza sebagai mitra pendukung.
Merumatta Mixology Competition 2026 diikuti oleh 27 bartender dari berbagai daerah, khususnya Lombok dan kawasan Tiga Gili, serta beberapa peserta yang datang langsung dari Bali. Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan antusiasme dan potensi besar para praktisi bartender dalam mengembangkan kreativitas serta kemampuan profesional di bidang mixology.
Mendorong Kompetensi dan Profesionalisme Bartender
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua IFBEC NTB, Sudirman Sahibuddin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan pertukaran pengalaman bagi para bartender dan bartendress.
Menurutnya, industri hospitality membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kreativitas, pengetahuan produk, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap perkembangan tren industri minuman.
“Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi ruang bagi para bartender untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jaringan profesional. NTB memiliki banyak talenta potensial yang perlu diberikan kesempatan untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih luas,” ungkap Sudirman.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara asosiasi profesi, hotel, restoran, pemasok produk, dan seluruh pemangku kepentingan industri dalam menciptakan program pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Merumatta: Memperkuat Sinergi Industri dan Asosiasi F&B
Sementara itu, Bapak Badung selaku Person in Charge (PIC) kegiatan dari Merumatta Senggigi menyampaikan bahwa kolaborasi antara Merumatta dan IFBEC NTB merupakan langkah positif untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara pelaku industri hospitality dengan asosiasi profesi, khususnya di bidang Food & Beverage.
Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang lebih erat, berbagi pengetahuan, serta membuka peluang pengembangan kompetensi bagi para profesional F&B.
Ia berharap kerja sama antara industri dan asosiasi dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan positif, seperti kompetisi, pelatihan, workshop, dan program pengembangan profesional lainnya, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri hospitality, khususnya di Nusa Tenggara Barat.
Masterclass dan Penilaian oleh Juri Profesional
Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi berupa free masterclass yang dibawakan oleh Krisna Jack, selaku perwakilan Three Peaks London Dry Gin sekaligus salah satu juri kompetisi.
Sesi masterclass memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperoleh wawasan tambahan mengenai produk, teknik mixology, serta pengetahuan praktis yang dapat mendukung pengembangan keterampilan mereka sebagai bartender profesional.
Proses penilaian kompetisi dilakukan oleh empat juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya, yaitu:
1. Sudirman Sahibuddin
2. Krisna Jack
3. Alyt Mambo
4. DewaaaAlcohol
Para peserta ditantang untuk menampilkan kreativitas dalam meracik cocktail dengan memperhatikan teknik pembuatan, keseimbangan rasa, presentasi, kreativitas, serta karakter minuman yang dihasilkan.
Kompetisi berlangsung dengan penuh antusiasme. Setiap peserta berkesempatan menunjukkan karakter dan identitas kreasi cocktail masing-masing di hadapan dewan juri.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang memperoleh hadiah uang tunai, trofi, dan sertifikat.
Iwan Agung Sukmana Raih Juara Pertama
Setelah melalui proses penilaian, Iwan Agung Sukmana dari Pullman Hotel Lombok berhasil meraih posisi pertama dalam Merumatta Mixology Competition 2026.
Posisi kedua diraih oleh Hamlatul Arsy dari Kleo Beach Club, sedangkan posisi ketiga ditempati oleh I Wayan Dedy Pratama Putra dari Bask Gili Meno.
Berikut daftar 10 peserta terbaik:
Peringkat Nama Peserta Asal Institusi
1 Iwan Agung Sukmana Pullman Hotel Lombok
2 Hamlatul Arsy Kleo Beach Club
3 I Wayan Dedy Pratama Putra Bask Gili Meno
4 Agung Susanto Knalpot Restaurant
5 Izral Handika Qunci Villa
6 Dimas Saktia Ari Seno Lumi Hotel
7 Alehandro Global Nusantara
8 Muhammad Agif Pranata TGC
9 Dwi Zaidan Ikbaar Politeknik Pariwisata
10 Muh Yudi Harji Pulman Lombok
Prestasi yang diraih para peserta menjadi bentuk apresiasi atas keterampilan, kreativitas, dan dedikasi mereka dalam mengembangkan profesi bartender di industri hospitality.
Memperkuat Kolaborasi dan Masa Depan Industri Hospitality NTB
Penyelenggaraan Merumatta Mixology Competition 2026 menjadi salah satu contoh nyata pentingnya sinergi antara asosiasi profesi dan pelaku industri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kolaborasi IFBEC NTB dan Merumatta Senggigi, dengan dukungan Three Peaks London Dry Gin dan Blackrock Vodka, diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi para bartender untuk mengembangkan kemampuan, memperluas jejaring, serta meningkatkan standar profesionalisme.
Bagi IFBEC NTB, pengembangan kompetensi tenaga kerja Food & Beverage merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman tamu, sekaligus memperkuat daya saing destinasi pariwisata Nusa Tenggara Barat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku industri, institusi pendidikan pariwisata, serta mitra strategis lainnya.
Melalui kolaborasi, edukasi, dan kompetisi yang sehat, NTB diharapkan tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata unggulan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia hospitality yang kompeten, kreatif, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Comments are closed.